Tampilkan postingan dengan label joper. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label joper. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 Juli 2017

Budidaya Ayam Jawa Super sudah berulang kali dilakukan oleh Penggerak Swadaya Masyarakat (PSM) Balai Besar Latihan Masyarakat (BBLM) Yogyakarta yang digawangi oleh Bayu Kristianto, S.Pt menghasilkan keuntungan yang menggiurkan.
BBLM Yogyakarta memiliki lahan praktek sebagai tempat ujicoba bagi PSM untuk menuangkan ide dan kreatifitasnya dalam berinovasi, berkreasi dan mengaplikasikan ilmunya untuk mengetahui permasalahan dan tingkat kemudahan sebuah teknologi, sehingga nantinya dapat dikembangkan ke masyarakat. Lahan praktek juga banyak yang sudah dimanfaatkan sebagai referensi studi wisata bagi para siswa, mahasiswa dan umum.
Kami mengamati budidaya ayam jawa super di Lahan Praktek Karang Tumaritis BBLM Yogyakarta mulai dari awal kedatangan Day of Chicken (DOC) sampai panen umur 55 hari.
Ayam Jawa Super merupakan persilangan dari ayam kampung (jantan) dan ayam petelur (betina). Budidaya Ayam Jawa Super cukup menggiurkan, permintaan daging ayam ini mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Ayam Jawa Super merupakan ayam yang pertumbuhannya tergolong cukup pesat, dengan 55-60 hari saja sudah siap panen.
Awal DOC datang tanggal 18 Mei 2017 sebanyak 700 ekor, langsung divaksin dan ditempatkan di kandang breeding yang ditutup dan diberikan penghangat menggunakan lampu bohlam. Kami melihatnya sangat menyenangkan ayam kecil bergerak aktif.
Perkembangan ayam sungguh sangat cepat dari hari ke hari, untuk menjaga kesehatan tubuh diberikan vaksin dan vitamin dan tirai kandang dibuka. Melihat perkembangan ayam yang sudah tidak sebanding dengan besarnya kandang, maka pada tanggal 7 Juli dipindah ke kandang yang lebih besar.
Masa panen yang cukup cepat memberikan keuntungan bagi peternak Ayam Jawa Super, dengan perputaran usaha yang cukup cepat, tingkat kematian ayam yang rendah dan penghematan biaya pemeliharaan dan pakannya. Nilai jual Ayam Jawa Super relatif lebih tinggi jika dibandingkan dengan ayam yang lain.
Kami melihat aktivitas di pagi hari, pemelihara sibuk membersihkan tempat minum dan mengisinya kembali dengan diberi vitamin. Juga dicek pakan yang masih tersisa, ayam yang sakit atau mati dan diberi daun pepaya sebagai obat dan mencegah ayam bertarung dengan temannya.
Pemeliharaan di kandang yang lebih besar, memberikan keleluasaan ayam dalam beraktivitas gerak, makan dan minum. Hal yang perlu diperhatikan untuk tidak telat vaksinasi, pakan dan vitamin juga mencegah untuk tidak saling bertarung. Pengecekan terhadap ayam yang kurang sehat juga segera harus dikarantina agar tidak menular ke ayam lainnya.
Tanggal 17 Juli 2017 Ayam Jawa Super dipanen menghasilkan bobot 525 kg dengan rata-rata bobot 7,7 ons per ekor. Perhitungan analisa usaha budidaya Ayam Jawa Super sangat menggiurkan. Silahkan bagi anda yang ingin budidaya ayam jawa super, dapat belajar dan berbagi pengalaman di Lahan Praktek Karang Tumaritis BBLM Yogyakarta. Kami sangat terbuka bagi siapapun yang ingin berkunjung sekaligus berbagi wawasan dan pengalaman.